Apakah yang terjadi pada serangan jantung?


Apakah yang terjadi pada serangan jantung?

Menurut WHO penyakit jantung dan pembuluh darah adalah penyebab kematian terbanyak. Serangan jantung dan stroke merupakan dua penyakit yang paling sering diderita dewasa ini. Serangan jantung merupakan penyakit yang menjadi momok. Apa yang sebenarnya terjadi pada jantung kita saat serangan tsb muncul?

Serangan jantung terjadi akibat berkurangnya pasokan oksigen ke jantung. Otot jantung memerlukan pasokan oksigen yang cukup untuk terus memompa darah. Pasokan tersebut disuplai secara terus menerus ke jantung oleh arteri yang ada pada jantung. Nah, saat arteri tersebut mengalami gangguan sehingga tidak bisa memenuhi asupan oksigen maka otot jantung akan mendapatkan suplai oksigen yang tidak memadai sehingga otot jantung akan mengalami kerusakan sel.

Arteri Koroner adalah pembuluh darah yang menyuplai oksigen ke jantung. Gangguan terjadi ketika suplai tersebut terganggu. Arteri tersebut dapat mengeras dan menyempit/menyumbat sehingga aliran darah akan berkurang. Sangat penting untuk mengetahui apa sajakah yang bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah jantung atau sering disebut sebagai faktor risiko PJK (Penyakit Jantung Koroner), antara lain:

1. Usia

Peningkatan usia tentu mempengaruhi proses degeneratif pada tubuh. Usia 65 tahun dan lebih disebutkan lebih beresiko untuk terkena serangan jantung. Namun dewasa ini, ada banyak serangan jantung yang mengenai usia lebih muda, untuk itu perlu sekali memperhatikan faktor risiko lainnya.

2. Jenis Kelamin

Laki-laki dilaporkan lebih sering terkena serangan jantung dibanding perempuan

3. Hipertensi

4. Diabetes Militus

5. Hiperkolesterol

6. Merokok

7. Inaktifitas (Kurang Beraktivitas/Berolahraga)

8. Obesitas

9. Stress

10. Alkohol

11. Diet & Nutrisi yang tidak berimbang

Penting untuk mengetahui faktor risiko guna melakukan pencegahan. Gaya hidup merupakan hal utama yang perlu menjadi perhatian dalam upaya mencegah serangan jantung.

Selain faktor risiko, maka gejala adalah hal selanjutnya yang perlu diketahui guna mendapatkan penanganan secepatnya demi mencegah kematian akibat serangan jantung. Adapun gejala klinis serangan jantung adalah:

1. Nyeri dada

Nyeri dada yang seringnya berada di sebelah kiri, menyebar ke bagian dada dan  nyeri yang sulit untuk dijelaskan. Nyeri juga bisa berupa perasaan berat atau seperti tertimpa sesuatu yang menyebar hingga ke bahu dan punggung.

2. Nyeri yang sulit dijelaskan, sensasi nyeri tajam yang menyebar ke tangan, rahang dan tenggorokan

3. Perasaan tidak nyaman pada perut, seperti penuh dan menyesak

4. Mual, muntah, berkeringat dan pusing

5. Gelisah

6. Lemas, rasa berat dan sulit bernafas disertai cemas

7. Irama jantung yang tidak teratur

Apakah yang harus saya lakukan jika disekitar saya terdapat orang yang dicurigai terkena serangan jantung? Menghubungi nomor telefon emergensi terdekat karena semakin cepat mendapatkan pengobatan maka semakin baik untuk mencegah kerusakan sel otot jantung yang semakin meluas.

Akan ada beberapa langkah yang dilakukan sesampainya di Rumah Sakit yakni:

1. Pemeriksaan rekam listrik jantung yakni EKG

2. Pemeriksaan darah umum dan enzim jantung

3. Ekokardiografi

Setelah pemeriksaan fisik dan penunjang tersebut, kardiologi akan menentukan terapi selanjutnya seperti kateterisasi jantung.

Bagaimana jika saya memiliki beberapa faktor risiko serangan jantung?

Menjaga pola hidup sehat, mengkomsumsi obat teratur (misalnya obat hipertensi atau obat diabetes militus), kontrol teratur dengan kardiologi anda untuk melihat perkembangan penyakit dan fungsi jantung.